<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Ekowisata on Traveling dan Petualangan</title><link>https://senitravelling.com/tags/ekowisata/</link><description>Recent content in Ekowisata on Traveling dan Petualangan</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Sat, 18 Oct 2025 00:00:00 +0000</lastBuildDate><atom:link href="https://senitravelling.com/tags/ekowisata/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Menjelajahi Alam Liar Kalimantan: Bertemu Orangutan di Habitat Asli</title><link>https://senitravelling.com/posts/kalimantan-orangutan-ekowisata/</link><pubDate>Sat, 18 Oct 2025 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://senitravelling.com/posts/kalimantan-orangutan-ekowisata/</guid><description>&lt;p&gt;Kalimantan adalah jantung hijau Nusantara — pulau raksasa dengan hamparan hutan tropis yang tak berujung, sungai yang tenang, dan kehidupan liar yang penuh keajaiban. Di balik kerimbunan pepohonan dan kabut pagi yang lembap, hidup makhluk yang begitu mirip manusia namun masih bebas di alamnya: &lt;strong&gt;orangutan&lt;/strong&gt;.&lt;br&gt;
Perjalanan ke Taman Nasional Tanjung Puting bukan sekadar wisata; ini adalah pengalaman spiritual, ekologis, dan emosional yang akan mengubah cara kita memandang alam.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="persiapan-perjalanan"&gt;Persiapan Perjalanan&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Tanjung Puting terletak di Kalimantan Tengah, dan gerbang utamanya adalah &lt;strong&gt;Kota Pangkalan Bun&lt;/strong&gt;.&lt;br&gt;
Dari Jakarta atau Surabaya, kamu bisa terbang langsung ke Bandara Iskandar dengan maskapai seperti Wings Air atau Citilink. Setibanya di sana, perjalanan dilanjutkan ke pelabuhan Kumai — tempat di mana petualangan sesungguhnya dimulai.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>